Kab. Probolinggo (IslamNu) Hari ini, Kamis tanggal 4 Agustus 2016 semua guru madrasah dan sekolah menghadiri acara “Reses Halal Bi Halal Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Anggota DR-RI Komisi VIII Bersama Keluarga Besar Cabang Dinas dan Kemenag. (4/8).
Selain dihadiri Bapak H. Hasan Aminudin, hadir pula anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Bapak H Jhoni Junaidi, dari Fraksi Gerindra dan Ibu Maria Ulfah dari Fraksi Nasdem, Camat maron, Bapak Ramiadi, M.Si. Kasi PendMa Kemenag, H. Taufik, Kepala cabang Dinas Pendidikan, Kepala KUA, Bapak Syuhak, Pengawas Pendidikan Madrasah, Subadar, Ibu Nurtamami, dan Ibu siti Aminah serta PPAI Bpk. Abd. Hadi serta para Kepala Desa se Kecamatan Maron.
Dalam sambutannya H. Taufik, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak H. Hasan Aminuddin, untuk selalu memberikan kontribusi riil kepada dunia pendidikan baik yang berada di lingkungan Kementerian Agama maupun yang ada di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu melalui reses semacam ini akan terbangun aspirasi warga untuk kemudian menjadikan rujukan dalam melahirkan suatu kebijakan yang mengarah pada perbaikan.
Atas nama Komisi VIII DPR-RI, H. Hasan Aminuddin, menyampaikan beberapa hal, yang antara lain; 1. Prioritas pemberangkatan Jamaah haji: untuk Lansia, 2. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang semula ber-akun belanja barang oleh pemerintah, tapi hasil serap aspirasi di Bromo beberapa waktu lalu, lahirlah pedoman teknis terkait Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tersebut. "Kepala Madrasah dapat membelanjakan sendiri sesuai RKA Madrasah, 3. Sekolah dan Madrasah harus mampu menghasilkan Lulusan yang berkwalitas, ber-IMTAQ dan ber-Akhlakul Karimah sehingga mampu mewujudkan kemimpinan yang mampu mewujudkan Probolinggo, Jawa Timur dan Indonesia yang adil Makmur “Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghofur”.
“Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Juga telah banyak mendapatkan appresiasi dan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pemerintahan Kabupaten Berkinerja Tinggi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Kabupaten Sehat dari Menteri Kesehatan (Menkes).
Kemudian dilanjutkan dengan Siraman Rohani yang disampaikan oleh KH. Abdullah Mahfud pengasuh pondok pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron yang intinya dengan silaturrahim akan menambah barokah umur dan kemudahan dalam mencapai rizqi halal, kegiatan semacam ini harus terus dipupuk dan dilestarikan sebagai peninggalan budaya yang baik dalam peradaban. (Mp).