Kegiatan di mulai dari pengarahan dosen di ruanga yang kemudian dilanjutkan kujungan ke ruang perpustakaan Universitas Nurul Jadid, di lantai 2 gedung A.
“Kegiatan ini
dimaksukan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa agar mendapatkan
pengetahuan teknis pengelolaan perpustakaan dari para pustakawan,” ujar bu
Diana.
Kunjungan lalu dilanjutkan ke perpustakaan pondok pesantren, para mahasiswa dan mahasiswi semakin menyadari bahwa keberadaan perpustakaan memang cukup penting bagi pelestarian dan pengembangan ilmu pengetahuan. “kami sadari betul Islam di masa lalu juga sangat mementingkan perpustakaan. Perpus merupakan jendela dunia, kata bapak Soekarno,” terang Siti/mahasiswi semester 3 yang asal Bondowoso ini.yang dilanjutkan ke perpustakaan pondok pesantren Nurul Jadid, para mahasiswa dan mahasiswi semakin menyadari bahwa keberadaan perpustakaan memang cukup penting bagi pelestarian dan pengembangan ilmu pengetahuan. “kami sadari betul Islam di masa lalu juga sangat mementingkan perpustakaan. Perpus merupakan jendela dunia, kata bapak Soekarno,” terang Siti/mahasiswi semester 3 yang asal Bondowoso ini.
Kegiatan kunjungan
tersebut, ditutup dengan pembacaan doa bersama di ruang perpustakaan. Menurut Bu
Diana, kunjungan ini diharapkan memberikan kesan dan kenangan positif bagi setiap
mahasiswa. “semoga mahasiswa saya semakin sadar pentingnya literasi baca dan
tulis untuk kebutuhan mereka ke depannya”. (Mi/Ab).