nuprobolinggo.or.id - Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Probolinggo gelar Seminar Perempuan dalam Infrastruktur Inklusif yang bertempat di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa. Kamis (31/08/2023)
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 357 orang. Dari unsur banom NU, tokoh pemuda, ormas pemuda dan undangan khusus.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Nur Hayati menyampaikan bahwa sebelumnya Muslimat NU Kabupaten Probolinggo telah melakukan riset Aksi Aksebilitas Layanan Umum yang Inklusif. Yang pada hari ini hasil riset tersebut di presentasikan di depan publik.
Perlu diketahui bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program GESIT (Gender Equality dan Social Inclusion in Infrastructure) yang diinisiasi oleh KIAT (Kemitraan Indonesia dan Australia dalam Infrastruktur).
Adapun latar belakang dari program ini adalah mengingat banyaknya kaum perempuan, disabilitas dan lansia yang belum dapat mengakses berbagai layanan publik di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Oleh karena itu, dengan adanya problematika ini. Perlu adanya pemahaman yang sama oleh penyelenggara pelayanan publik tentang kedudukan penyandang disabilitas dalam pelayanan publik dengan menggunakan pendekatan inklusif, termasuk yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Selain itu kemampuan birokrasi untuk menerjemahkan pelayanan terkadang masih minim. Karena selama ini birokrasi hanya menerjemahkan bahwa layanan yang wajib diberikan kepada masyarakat adalah yang bersifat standar dan umum.
"Harapan dari kegiatan ini adalah Muslimat NU mampu bersinergi dengan pemerintah untuk menciptakan pelayanan umum yang ramah bagi berbagai lapisan. Dan hal ini kemudian menjadi masukan dan pertimbangan para pihak (Pemerintah Daerah dan Swasta) dalam menyediakan layanan publik yang inklusif bagi semua kalangan" Kata Nur Hayati dalam sambutannya
Dengan demikian di Kabupaten Probolinggo akan terwujud infrastuktur yang ramah bagi kelompok perempuan, disabilitas dan lansia baik faktor aksebilitas, fasilitas, kemanan maupun pelayanan.