Istigosah dan Doa Bersama, Cara Pengurus MWC NU Tongas Kenang Perjuangan Muassis NU
Istigosah dan Doa Bersama, Cara Pengurus MWC NU Tongas Kenang Perjuangan Muassis NU

Keterangan Gambar : Perayaan Harlah NU ke-98 MWC NU Tongas

nuprobolinggo.or.id - Tongas - Istighosah dan doa bersama jajaran pengurus dan kader Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo mewarnai perayaan Harlah NU Ke-98.

Kegiatan itu digelar di Kantor MWC NU Tongas, Jumat malam (26/02/2021) dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah peserta istighosah.

Selain untuk mengenang jasa dan perjuangan para muassis NU, istighosah dan doa bersama juga untuk membangun ghirroh (semangat-red) dalam tubuh NU.

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid yang juga hadir dalam kegiatan itu, mengatakan kehadiran NU di tengah-tengah masyarakat pada masa lalu tak segampang membalikkan telapak tangan.

Perlu perjuangan luar biasa, lanjut Hamid terutama saat itu kondisi bangsa Indonesia sedang dalam penjajahan kolonial belanda di mana belum ada sistem negara yang kuat.

"Maka dari itu ayo tumbuhkan rasa cinta kepada NU, sehingga menggema dalam dada kita semangat perjuangan para muassis NU," ungkapnya saat sambutan di hadapan peserta istighosah.

Jajaran Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Kiai Zainal Mustofa, dalam tausiyahnya mengajak para pengurus NU terus bergerak memberikan pemahaman ke-NU-an dan Aswaja (Ahlus Sunnah Wal Jamaah) kepada masyarakat.

Sebab, di era saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami NU dan Aswaja secara utuh.

"Mari jaga keikhlasan kita dalam berjuang di NU. Muassis kita dalam membangun NU penuh keihlasan yang luar biasa. Banyak barokah jika berkuang dengan ikhlas di NU. pintanya.
Sementara Ketua MWC NU Tongas, Arifin berharap seluruh pengurus dan kader NU di Kecamatan Tongas, terus menjalin silaturahmi dengan para ulama dan umara (pemerintah-red).

"Semua pengurus ranting dan MWC NU Tongas harus kompak bersatu-padu dalam memperjuangkan NU di tengah masyarakat," pungkasnya.