Kapolda Jatim Resmikan Kantor AUTADA disaksikan Ulama dan Kiai Tapal Kuda
Kapolda Jatim Resmikan Kantor AUTADA disaksikan Ulama dan Kiai Tapal Kuda

Probolinggo (IslamNu) Setelah disepakati dan dibentuknya “Asosiasi Ulama se Wilayah Tapal Kuda” (Autada) 2016, Alhamdulillah Kamis, 12/1/2018 telah meresmikan pembangunan gedung   AUTADA yang kemudian dilanjutkan dengan Seminar Aswaja di Pondok Pesantren Nurul Qadim Paiton Probolinggo. Kamis,11/1/2018.

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Kapolres  se-wilayah tapal kuda (Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Kota/Kab. Probolinggo, Kota/Kab. Pasuruan, Danrem 083 Malang, Forpimda dan Kemenag Kab. Probolinggo.

Hadir pula Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur yang Sekaligus Pengurus Pusat MUI Bidang Dakwah KH. Abdus Shomad buchori, Wakil Ketua Umum AUTADA, KH. Jaiz Badri, Ketua Aliansi Ulama Madura KH. Ali Karor, Penasehat Autada sekaligus Ketua KASBI (Kerukunan Antar Suku Bangsa Indonesia ) Jatim KH. Ali Badri Zaini, Koordinator AUTADA Bondowoso KH. Qurtubi, Koordinator AUTADA Situbondo Ky. Halili, serta para Ulama, Kiai Pimpinan Pondok Pesantren se - Tapal Kuda, Pengurus Autada se tapal kuda ditambah dengan semua undangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin mengatakan, Beliau lebih mengutamakan untuk bertemu para Ulama se- Tapal Kuda walaupun banyak kegiatan penting lainnya, karena bertemu dengan ulama merupakan pasak bumi Indonesia, merekalah pejuang dalam membangun aqidah bangsa. Tahun 2017, di Jatim banyak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti penyerangan kepada petugas Kepolisian oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dan upaya memberikan teror dibeberapa negara di dunia tidak sampai terjadi di Indonesia, seperti di Palestina ada bom bunuh diri dimasjid dengan menewaskan umat muslim, ini tidak dapat dibiarkan sehingga tanpa Ulama penegak hukum tidak bisa bekerja tanpa doa dan dukungan dari Ulama di Indonesia khususnya Jatim.

Sebanyak 18 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur akan melaksanakan Pilkada serentak, yakni Pilgub, Pilbup/Pilwali dan Probolinggo termasuk di dalamnya.

“Karenanya kami himbau kepada seluruh masyarakat agar bisa menjaga keamanan dan ketertiban di daerahnya, jangan mau diadu domba karena kepentingan politik, karena pilihan boleh beda namun kerukunan umat harus tetap terjaga”, tandasnya.

Ada tiga point yang ditekankan sebagaimana visi dan misi AUTADA yaitu : Perkuat Aqidah umat, Mempertahankan NKRI dan Menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, tegas Kapolda.

Selanjutnya Kapolda meresmikan Kantor AUTADA yang kemudian dilanjutkan  Seminar Aswaja mengangkat tema “Aktualisasi Aswaja Dalam Bingkai NKRI” dengan pemateri Dr. KH Abdus Shomad Buhori Ketum MUI Jatim, KH Muhammad Idrus Romli Jember yang dimoderatori oleh Dr Mosholi Riadi alumni PP. Nurul Qadim Kalikajar Paiton dan saat ini menetap di PP. Nurul Dholam Bringin Bondowoso. 

Pada awal didirikannya perkumpulan Ulama Tapal kuda yang meliputi  Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Pasuruan dan Probolinggo ini bertujuan untuk mengantisipasi merebaknya gerakan radikal, sehingga keberadaan radikalisme dapat dipantau dengan mudah. Radikalisme dipandang berpotensi dapat memecah belah kerukunan dan persatuan umat dan dikuatirkan tergeros menjadi konflik horisontal yang tentunya amat merugikan eksistensi berbangsa dan bernegara. (Mp).