Kab. Probolinggo (IslamNu) Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bertujuan untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Gizi Buruk. Sebagai langkah nyata Pemerinta kabupaten mengukuhkan pengurus Koalisi Kependudukan periode 2017-2022 dilanjutkan dengan Kursus Pranikah bertempat di desa Brabe, Kecamatan Maron, Probolinggo.
Dalam sambutannya Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa pencanangan Kampung KB untuk menekan AKI dan meningkatkan Gizi. Koalisi Kependudukan dapat memperkuat peran pemerintah dalam pembangunan kependudukan. “Koalisi ini saya harapkan dapat melakukan advokasi dalam pembangunan kependudukan, harapnya.
Harapan lainnya Koalisi ini bisa menjadi lumbung inspirasi fikir untuk memberikan yang dapat menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan pemerintah terkait pembangunan kependudukan.
Ada beberapa instansi terkait yang tergabung dalam Koalisi Kependudukan, ada dari Kesehatan, Kependudukan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.
“Koalisi kependudukan akan menjadi mitra yang kuat dalam membantu menurunkan laju pertumbuhan pendudukan maupun dalam melakukan analisa dan kajian-kajian terhadap dampak dari isu-isu kependudukan, sebagaimana disampaikan dr. Anang Budi Yoelijanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo.
Kedepan, Koalisi ini akan membuat grand desain dan penyelesaian kependudukan, parameter, workshop serta seminar kependudukan, demi tercapainya peran yang maksimal. Pencanangan kampung KB semoga bisa menjawab semua tantangan. (Mp).