Kab. Probolinggo (IslamNu) Lolasi Wisata Pantai Bentar menjadi titik utama pemberangatan calon jamaah haji Probolinggo. Mereka sejak malam hari sekitar jam 02.00 WIB, seluruh calon jamaah haji kabupaten probolinggo, bersiap-siap menuju titik lokasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Karena minggu, (4/9) dini hari, mereka sudah harus ada di lokasi Miniatur Ka’bah Pantai Bentar dan melaksanakan sholat subuh berjamaah.
Dan persis jam 06.00 dini hari, Wajik Bupati Probolinggo, Bpk Drs. Timbul Prihanjoko secara resmi akan melepas CJH Probolinggo tersebut; yang merupakan kloter terakhir dari seluruh jamaah haji Indonesia.
Kepala Kankemenag, H. Busthami melaporkan bahwa CJH tahun ini berjumlah 775, laki-laki 393 orang dan perempuan 382 orang yang terbagi dua kloter, kloter 63 dan kloter 64.” Sesuai jadwal, Kloter 63 harus masuk asrama haji Sukolelo, pada 4 September sekitar pukul 7.00 WIB, dengan kode keberangkatan SV5735. Namun, Terbang, tanggal 5 September , SUB, 00:10 tiba di Jeddah, jam 06:35 Waktu setempat. Kepulangan dengan kode SV5426, terbang, tanggal 13 Oktober 2016, tiba di Madinah, tanggal 14 Oktober 2016 jam 23:59 Sub 14:05 Waktu setempat.
Kloter 64, masuk asrama haji Sukolelo, tanggal 4 September , jam 08.00 WIB, keberangkatan dengan kode SV5701, terbang, tanggal 5 September 2016, SUB, 02:10 tiba di Jeddah 08:35 Waktu setempat. Kepulangan dengan kode SV5426, terbang, tanggal 13 Oktober 2016, tiba di Madinah, tanggal 14 Oktober , jam 23:59 Sub 14:05 Waktu setempat.
H. Busthami, juga menyampaikan; Jamaah haji tertua tahun ini atas nama Siti Romla, kelahiran tahun 1928 dari kecamatan Tongas, dan jamaah haji termuda atas nama Dwayuningtias, dari kecamatan Pajarakan kelahiran tahun 1992. Untuk memberikan semangat dan barokah bagi CJH Probolinggo, Kru Sholawat Pemkab melantunkan pembacaan sholawat haji yang secara khusu’ diikuti oleh seluruh jamaah dan hadirin, sehingga hiruk pikuk suasana amat teduh terasa.
Dilanjutan dengan pengarahan Wakil Bupati Probolinggo, Bpk Drs. Timbul Prihanjoko, Beliau berpesan; "Sebagai tamu Allah para peserta jamaah Haji, mantapkan niat lahir dan batin ke jalan Allah untuk melaksanakan ibadah haji dengan khusu’ dan keyainan yang benar untuk menyambut panggilan Allah Swt ini.
Yang tak kalah pentingnya, menurut beliau, menjadi tamu Allah di tanah haram hendaknya kita bias memanfaatan waktu sebaik mungkin dengan memperbanyak dzikir, istighfar serta Sholawat.
Diakhir arahannya, Timbul juga menambahkan agar para calon jamaah haji tidak berebut waktu utama (afdhol) ketika akan melakukan jumratul aqobah. Tetapi ikutilah jadwal yang telah di tentukan kemenag.
Dengan mengucap “Basmalah, Selamat sampai tujuan hingga kembali ke tanah air tercinta dengan membawa predikat haji MABRUR”, pesan Bapak Wakil Bupati Probolinggo saat melepas secara resmi 775 CJH Probolinggo. (Mp).