nuprobolinggo.or.id-SUMBERASIH- Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih, telah menyelesaikan program pemberian dan pemasangan papan nama untuk 22 musala di desa tersebut secara gratis.
Papanisasi musala itu menjadi salah satu bentuk pendistribusian program Koin Siaga NU kepada masyarakat. Yang kini sedang digencarkan oleh MWCNU Sumberasih kepada semua PRNU se-wilayah Sumberasih untuk menciptakan ekonomi mandiri.
Dalam pelaksanaannya, PRNU Muneng membentuk tim papanisasi yang terdiri dari tim sosialisasi ke para kiai setempat, dan tim pembuat papan nama.
Selama sebulan suntuk, PRNU Muneng Leres sukses memasangkan papan nama untuk 22 musala di desa tersebut, dengan menghabiskan dana sekitar Rp 8.700.000.
"Kita telah membetuk tim untuk melancarkan dan mempercepat pelaksanaan program ini," kata Ketua PRNU Muneng Leres, Ustadz Ibad.
Pemberian papan nama ini menjadi salah satu program PRNU Muneng dengan tujuan untuk menguatkan NU kultur setiap musala, menciptakan keharmonisan antar kiai dan pemuka agama, serta bentuk bakti pengurus ranting kepada para kiai setempat.
Sekretaris PRNU Muneng Leres, Ustadz Selamet menambahkan, pipanisasi musala NU secara otomatis akan mengidentifikasi musala di Desa Muneng. Baik yang ada santrinya ataupun yang hanya digunakan salat maktubah.
"Juga akan membentengi warga dari faham-faham lain, karena secara kebetulan di Desa Muneng ada labelisasi ormas yang berseberangan dengan faham NU," katanya. (Ghufron)