Keterangan Gambar : Tim Hisab Rukyah Kab. Probolinggo
Kab. Probolinggo (IslamNu) Dengan semakin dekatnya hari raya Idul Fitri, Pihak Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo bersama Tim Rukyah yang lain, baik dari LFNU (Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama), Tim Muhammadiyah, Al-Irsyad, dan beberpa perwakilan dari Perguruan Tinggi, PC PMII, Sore ini, Senin (04/7) melaksanakan Rukyatul Hilal Bil Fi’li demi untuk menentukan dan memastikan awal Syawal 1437 H/ 2016 M. yang dipusatkan di Pelabuhan Ujung Tanjung Tembaga Kota Probolinggo. Hadir dalam acara ini M. Haris Hikmawan Penyelenggara, Bersama Tim Kemenag Kab. Probolinggo, Perwakilan Kepala KUA, tampak Zahro, (Kepala KUA Paiton) serta beberapa Kepala KUA lainnya bersama Rombongan Pemkab Probolinggo.
Tujuan dari kegiatan ini demi untuk memastikan secara langsung apakah bulan atau hilal satu syawal 1437 H. sudah tampak apa belum, karena selain hisab yang sudah amat populer di masyarakat Indonesia juga ada cara lain yakni dengan rukyatul hilal (melihat bulan) sebagaimana dalam Hadis Rasulullah Saw. Bukanlah semata-mata ingin berbeda namun ingin menyamakan persepsi di kalangan umat Islam bahwa perbedaan itu merupakan suatu rahmat dan keniscayaan, yang terpenting memiliki landasan dan pijakan.
Haris Hikmawan Penyelenggara Syari’ah yang mewakili H. Busthami, (Kepala Kankemenag Kab. Probolinggo) mengatskan bahwa kegiatan rukyatul hilal ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh kita sebagai penyelenggara Syari’ah di kemenag di beberapa titik yang telah ditentukan oleh Kemenag RI setiap tahunnya, kita harus melaksanakannya sesuai dengan ketentuan yang ada karena kita harus melayani umat dengan baik. Sebenarnya kemungkinan untuk melihat bulan sangat kecil karena menurut ilmu hisaab masih ada dibawah 0 karena posisi hilal yang dibawah ufuk, namun ini untuk memenuhi peraturan karena Probolinggo sudah masuk titik rukyah Nasional dan wajib mengadakan observasi hilal, sebagaimana yang disampaikan oleh H. Wawan AS, salah seorang Tim ahli. (Mp).