Tingkatkan Kurikulum Bahasa Arab, UNUJA Peroleh Pendanaan Internasional dari Malaysia
Tingkatkan Kurikulum Bahasa Arab, UNUJA Peroleh Pendanaan Internasional dari Malaysia

nuprobolinggo.or.id -Kuala Lumpur, 21 Juni 2021 - Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FAI UNUJA mendapat pendanaan riset melalui program pengembangan komunitas internasional (international community development program) dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia senilai Rp 28 juta. 

Dekan Fakultas Agama Islam, H. Hasan Baharun, di kampus UNUJA, mengatakan bahwa keterlibatan PBA UNUJA dalam kolaborasi proyek penelitian menjadi kontribusi penting dalam kerja sama ini dengan mitra luar negeri, khususnya Malaysia.

Kolaborasi nasional maupun internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi, kata Hasan, sebagai kunci sukses membangun kapasitas dan kualitas institusi perguruan tinggi. Hal ini akan melahirkan sumber daya manusia unggul dan mampu bersaing di level internasional.

“Harapan kami, kolaborasi terus berkelanjutan dan menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Hasan.

Kolaborasi bersama PCINU Malaysia ini sejalan dengan program internasionalisasi akademik UNUJA untuk meningkatkan kapasitas peneliti, kualitas hasil penelitian, dan rekognisi institusi FAI UNUJA di tingkat global dan internasional.

Pendanaan ini ditujukan untuk proyek yang berkolaborasi dengan PCINU Malaysia untuk program pengembangan kurikulum bahasa Arab di Indonesia dan Malaysia dalam jangka waktu 8 bulan, terhitung sejak November 2020 s.d. Juni 2021.

Proyek yang berjudul Development of Curriculum of Arabic Learning in Asean: A Case Study in Indonesia and Malaysia ini secara administratif dikelola oleh Prodi PBA karena sesuai dengan konsentrasi dan tujuan proyek penelitian yang hendak dicapai.

“Kegiatan ini berfokus pada studi komparasi kurikulum bahasa Arab di Malaysia dan Indonesia dalam hal tujuan, metode, dan evaluasinya. Output yang dihasilkan adalah buku referens dan artikel jurnal internasional serta pelatihan pengembangan kurikulum di UNUJA, khususnya di PBA,” ujar Muallim Wijaya, Kaprodi PBA UNUJA.

Pelaksanaan ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan kerja sama UNUJA dengan PCINU Malaysia setelah sebelumnya melaksanakan MBKM Internasional dan Academic Visiting Internasional di negeri jiran tersebut. PCINU Malaysia telah menjadi bagian dari keluarga UNUJA sejak 3 tahun lalu dengan dikirimkannya banyak mahasiswa, termasuk mahasiswa prodi PBA, ke Pesantren An-Nahdloh rintisan PCINU Malaysia.

Perhatian khusus dari proyek riset ini adalah ditemukannya metode dan sistem penilaian yang efektif untuk para pelajar yang bukan penutur asli bahasa Arab. Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas kurikulum bahasa Arab di kedua negara (nf/ahmd.kontributor