Ketua Prodi PBA UNUJA, Muallim Wijaya, menjelaskan, perolehan hibah ini merupakan capaian prestasi atas kemampuan akademisi prodi PBA UNUJA dan kemampuan manajemen penelitian yang telah diakui dan dipercaya dunia internasional. Melalui hibah ini, UNUJA turut berkontribusi membantu Badan Alumni Thailand untuk melakukan riset tentang bahan ajar bahasa Arab yang digunakan di sekolah-sekolah Thailand Selatan.
“UNUJA memiliki peran untuk melakukan riset dan peningkatan kualitas bahan ajar bahasa Arab di Thailand,” ujar Mualim.
Sejak tahun 2019, UNUJA sudah menjalin kerja sama dengan Badan Alumni Thailand untuk peningkatan kualitas sumber daya, antara lain melalui pengiriman mahasiswa KKN hingga kerja sama bisnis. Hibah riset ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi nirlaba di negeri gajah putih tersebut.
Proyek riset yang digarap berjudul “Exploring Arabic Materials In Asean: A Content Analysis of Arabic Textbooks of Islamic Senior High School in Indonesia and Thailand”. Salah satu tujuan adalah melakukan studi komparatif terhadap materi ajar di perguruan tinggi di Indonesia, khususnya UNUJA, dengan materi ajar di beberapa pesantren di Thailand Selatan.
Sebagaimana diketahui bahwa Thailand Selatan termasuk wilayah dengan mayoritas penduduk Islam. Ada banyak pesantren terbangun di sana, sebagian di antaranya menjadi lokasi pengabdian mahasiswa UNUJA sejak beberapa tahun lalu. Proyek penelitian ini antara lain sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut.
“Dengan pendampingan dari beberapa mitra kami, usulan terkait riset komparatif itu akhirnya disetujui. Harapannya, UNUJA bisa berkontribusi lebih besar di level Asean,” ujar Mu'alim.
Proyek riset senilai Rp32 juta ini pelaksanaannya berlangsung selama 7 bulan, sejak Januari 2022 hingga Juli 2022. Riset ini nantinya akan menjadi dasar rekomendasi bagi kedua belah pihak untuk memilih materi ajar bahasa Arab yang sesuai untuk peningkatan kualitas bahan ajar bahasa Arab di kedua belah pihak.